Manajemen Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH)

Authors

Mulyadi
Universitas Nusa Bangsa
Abdul Rahman Rusli
Universitas Nusa Bangsa
Zainal Muttaqin
Universitas Nusa Bangsa

Synopsis

Adanya kawasan hutan yang mantap dan legitimate sangat diperlukan untuk terwujudnya pengelolaan hutan yang lestari. Aspek kemantapan hutan dibangun pada kerangka penggunaan lahan (land use) pada ruang (spatial) secara nasional dengan mempertimbangkan berbagai pihak yang berkepentingan. Salah satu upaya penting untuk mencapai hal tersebut adalah dengan menata kawasan hutan menjadi Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). Pembentukan KPH didasarkan kepada kriteria, standar, indikator pembentukan KPH yang mempertimbangkan beberapa faktor yaitu karakteristik lahan, tipe dan fungsi hutan, daerah aliran sungai, sosial budaya, ekonomi, kelembagaan masyarakat setempat (masyarakat hukum adat) dan batas administrasi pemerintahan. Substansi buku ini secara runut menguraikan tentang kriteria dan standar pembentukan KPH yang terbagi menjadi KPHP (hutan produksi). Pengelolaan KPH mencakup aspek kegiatan dalam penyusunan Rencana Pengelolaan KPH (KPHP/hutan produksi alam maupun tanaman, KPHL/hutan lindung, KPHK/hutan konservasi, KPHA/hutan adat, KPHKM/hutan kemasyarakatan, KPDAS); organisasi dan pelaksanaan pengelola KPH; dan pengawasan penilaian kinerja pengelolaan KPH. Sebagai pendukung substansi buku ini ditampilkan contoh best practice pengelolaan KPH yang dapat menjadi acuan untuk pengelolaan KPH yang telah ditetapkan oleh pemerintah atau yang pada saat ini masih berstatus calon penetapan KPH.

 

Order now

Order via Whatsapp

 

Author Biography

Prof.Dr.Ir.Mulyadi Atmosoemarto, M.Sc 

Lahir di Tulungagung, 18 April 1940. pendidikan Tinggi yang telah diikuti yaitu Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor memperoleh gelar Sarjana Kehutanan (IR) tahun 1965. ADVANCE COURSE di Internasional Aerospace and Earth Science (ITC) di Netherlands dan mendapatkan gelar Master of Science (M.Sc) tahun 1978 dan mengikuti program Pasca Sarjana di Institut Pertanian Bogor dan memperoleh gelar Doktor tahun 1993. Selain ini, telah banyak mengikuti pelatihan baik dalam negeri maupun luar negeri. Di dalam negeri antara lain: TOT Widyaiswara pengelola Program, TOT berjenjang Widyaiswara Utama, TOT Substansi Diklat Pim II, Sepadya dan Sespa. Di luar negeri, antara lain Synthetic Aperture Radar(SAR) Course di Calgary Canada (1990) dan Standar Course ofForest Inventory di Netherlands (1976).

Mulai bekerja di Pemerintah sejak tahun 1964 yang meliputi :

(1) 1964-1966 di Fakultas Kehutanan IPB ; (2) 1966-1969 di Pabrik Kertas Gowa ; (3) 1969-1979 di Dinas Kehutanan Kalimantan Timur ; (4) 1979-1984 sebagai Kepala Balai Planologi kehutanan Maluku-Irian Jaya ; (5) 1984-1989 sebagai kepala kantor Wilayah Departemen Kehutanan SulawesiSelatan ; (6) 1989-2004 sebagai Widyaiswara Departemen Kehutanan.

Pengalaman dalam tugas pendidikan dan latihan antara lain : (1)sebagai Dosen Luar Biasa di Universitas Hasanudin Makasar (1966-1969 dan 1984-1989) ; (2) Dosen Tetap di Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa Bogor (1992-2022) ; (3) Dosen Luar Biasa di Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa Bogor (2022-sekarang); (4) Dekan Fakultas kehutanan Universitas Nusa Bangsa (2000-2004) ; (5) mengajar padaberbagai diklat teknis dan berjenjang di Departemen Kehutanan, Departemen Perdagangan, Departemen Transmigrasi dan DKI serta Balai-balai Diklat Kehutanan. Sejak Agustus 2006 menjadi Guru Besar di Universitas Nusa Bangsa.

Berbagai keikutsertaan dalam acara nasional dan internasional antara lain : (1) World Forestry Congress di Jakarta (1978), World Forestry Congress di Turkey (1997), Post CGI Meeting on Indonesian Forestry di Jakarta (2000), Diskusi upaya peningkatan pembangunan Daerah Ditinjau Dari Aspek Kondisi dan Aspirasi Lokal Untuk Pemberdayaan Masyarakat,di Muara Teweh (1997), Joint Workshop on Silviculture, Growths Yield and Reduced Impact Logging, Anyer (1998), Pengelolaan Hutan dan Kebun Yang berwawasan Lingkungan yang Lestari Untuk Sebesar-besar Kemakmuran Rakyat, Jakarta (1999), dan Seminar Hari Depan Industri Hasil hutan (Kayu) di Indonesia, Jakarta (2000).

 

Abdul Rahman Rusli, S.Hut., M.Si

Lahir di Sungai Tampang, Maninjau- (Padang), 08 Agustus 1969. Pendidikan Tinggi yang telah diikuti yaitu Fakultas Kehutanan Universitas Nusa Bangsa (UNB)Bogor mendapatkan gelar Sarjana Kehutanan (S.Hut) tahun 1998. Mengikuti Pendidikan Master bidang Ilmu Ekonomi di UNB dan lulus tahun 2008 dengan gelar M.Si. Selain ini, juga pernah mengikuti pelatihan-pelatihan seperti : (1) Pelatihan Manajemen dan Kewirausahaan (1999); (2) Pelatihan Teknik Penyusunan Proposal Penelitian (2003); (3) Course Financial Analysis of Logging (2005); (4) Pelatihan Pemanfaatan Teknologi SIG dalam Perencanaan Penggunaan Kawasan Hutan (2006); (5) Training of Trainer “Markets for Agroforestry tree product (2007); (6) Mulai bekerja di Universitas Nusa Bangsa tahun 2000-sekarang. Pengalaman selama bekerja di Universitas Nusa Bangsa antara lain : (1) Asisten Ketua Lembaga penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (1999-2001), (2) Asisten Pembantu Rektor III – UNB bidang Kemahasiswaan (2001-2003); (3) Ketua Jurusan Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan UNB (2003-2008); (4) Dosen mata kuliah Pemasaran Hasil Hutan, Analisa Ekonomi Proyek Pembangunan Kehutanan;Perancangan Percobaan dan Ekologi Hutan.

 

Dr.Ir. Zainal Muttaqin, MP.

Lahir di Pamekasan, 12 Agustus 1965, pendidikan tinggi yang telah diikuti yaitu Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor memperoleh gelar sarjana kehutanan (Ir) tahun 1989. Program pascasarjana Universitas Mulawarman dan mendapatkan gelar Magister Pertanian (MP) prodi Ilmu Kehutanan tahun 2022, dan program pascasarjana di Institut Pertanian Bogor prodi Silvikultur Tropika dan memperoleh gelar Doktor (Dr) tahun 2016. Selain itu mengikuti pelatihan antara lain: Pemeriksaan pohon dan lanskap kota (2020), Pelatihan Auditor AMI (Audit Mutu Internal) di Lembaga Layanan Dikti IV Jawa Barat dan Banten (2018), Training Workshop “Ecohydrological analysis for ecosystem management” di Pusat Informasi Kehutanan Tanoto Foundation Fakultas Kehutanan IPB (2016), Pendidikandan Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Membangun Skema Sertifikasi SIG di Pusat Diklat Kehutanan bekerjasama dengan Tropenbos International Indonesia (2010),Kursus Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Penanganan Data Spasial Tingkat Analisis di PUSPICS Fakultas Geografi UGM (2003), Magang Analisis Kimia Tanah di Pusat Penelitian dan Pegembangan Tanah dan Agroklimat Bogor (2001), Kursus Dasar dan Penyusun AMDAL (A dan B) di PPLH di IPB Bogor (1991).

Pengalaman bekerja sebagai tenaga pengajar di Politeknik Pertanian Negeri Samarinda prodi Pengelolaan Hutan tahun 1992-2009, dan di Universitas Nusa Bangsa tahun 2009-sekarang, Mata kuliah yang diampu di UNB meliputi Silvikultur, Silvika, Ekologi Hutan, Perlindungan Hutan, Konservasi tanah dan air, Dasar AMDAL. Sebagai Karo Kemahasiswaan dan Kerjasama (2019), dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM)(2019 – sekarang). Untuk menunjang Tri-Dharma Perguruan Tinggi, telah mengikuti berbagai seminar nasional dan internasional sebagai peserta dan pembicara. Penulis menjadi anggota Masyarakat Silvikultur Indonesia (MasSI).

 

References

Atmosoemarto, M., Priyambudi S., Nitibaskara, U. dan Setiawan, I. 2009. Perencanaan Hutan. Cetakan Pertama. Pusat Studi Lingkungan Universitas Nusa Bangsa. Bogor. ISBN: 978-979-99606-1-0 Bogor. 2009.

________________________, 1997. Manual Perencanaan Kesatuan Pengusahaan Hutan Produksi. Manual KPHP Buku II. Edisi Kedua. ISBN: 979-96369-4-9. Jakarta. 2003.

Atmosoemarto, M., Saputra, S, Suhendang, E., Soediono, Y., Faser, A, 1997. Manual Pengeloaan Kesatuan Pengusahaan Hutan Produksi. Manual KPHP Buku III, Edisi Kedua, ISBN: 979-96369-5-7. Jakarta. 2003.

Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. 2013. Rencana Pengelolaan Jangka Panjang Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (Periode 2011 s/d 2020). Cibodas.

Balai Pengeloaan Daerah Aliran Sungai Kapuas. 2010. Rencana Strategis Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Kapuas Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2010-2014. Pontianak. .

Dinas Kehutanan Pertambangan dan Energi Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. 2014. KPHL Tarakan.

Kementerian Kehutanan. 2013. Pembangunan Pengelolaan Hutan (KPH). Konsep, Peraturan Perundangan dan Implementasi. Debut Wahana Sinergi. ISBN : 978-602-19214-0-1. Jakarta.

Kerjasama Unit Konservasi Sumberdaya Alam Riau dengan Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor. 2000. Rencana Pengelolaan Taman Wisata Alam Muka Kuning. Pekanbaru.

Atmosoemarto, M., dan Nitibaskara U. 2008. Model Hutan, Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat dan Pengelolaan Kolaboratif. Pusat Studi Lingkungan Universitas Nusa Bangsa. CV bayu Asih Sejahtera. ISBN: 978-979-990606-3-4. Bogor.

Atmosoemarto, M. 2007. Model Hutan dan Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat. Orasi Pengukuhan Guru Besar Bidang Perencanaan hutan. Bogor.

Atmosoemarto, M., Rusli, AR. dan Supriono, B. 2011. Pembukaan Wilayah Hutan. Pusat Studi Lingkungan Universitas Nusa Bangsa. ISBN : 978-979-49606-8-9. Bogor.

Atmosoemarto, M., Rusli, AR. dan Supriono, B. 2012. Inventarisasi Hutan Menyeluruh Berkala (IHMB). Cetakan Pertama. Pusat Studi Lingkungan Universitas Nusa Bangsa. ISBN: 978-602-19996-1-5. Bogor.

Atmosoemarto, M., Rusli, AR. 2014. Metode Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL). Cetakan Pertama. Pusat Studi Lingkungan Universitas Nusa Bangsa. Bogor.

Atmosoemarto, M., Rusli, AR. 2011. Tata Hutan. Pusat Studi Lingkungan Universitas Nusa Bangsa. ISBN: 978-979-990605-4-1. Bogor.

UK-Indonesia Tropical Forest Management Programme, 1999. Rencana Pengelolaan Kesatuan Pengusahan Hutan Produksi Pasir Mayang Jambi 1999-2049. Jambi.

Wana Damai, PT. 1993. Studi Kelayakan Pembangunan Hutan Tanaman Industri – Transmigrasi di Kabupaten Kota Waringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah. Jakarta.

Published

March 6, 2023